10 Kesalahan Desainer Pemula yang Sering Terjadi

Ilustrasi desainer pemula yang tengah mendesain selama berjam-jam/Selvi Anitha Lestari-Gemini AI


narastaari.com, Depok - Dunia desain grafis memang seru untuk dijelajahi. Namun, semangat yang besar kadang membuat desainer pemula terjebak pada kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari. Bukan masalah besar, karena justru dari sinilah proses belajar berjalan.

Berikut beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan desainer pemula menurut berbagai sumber praktisi desain, beserta cara agar Anda bisa lebih sigap menghindarinya.

1. Melewati Brief

Buru-buru bikin desain tanpa benar-benar tahu apa maunya klien bisa bikin hasil melenceng jauh.
Cara menghindari: baca brief dengan teliti, tanyakan detail yang kurang jelas, dan pastikan tujuan desainnya sudah dipahami.

2. Terlalu Banyak Font

Pakai banyak jenis huruf memang terlihat variatif, tapi hasilnya sering malah bikin desain berantakan.
Cara menghindari: cukup dua sampai tiga font, pilih yang saling melengkapi.

3. Layout yang Penuh 

Semua elemen dimasukkan sekaligus? Hasilnya bikin mata capek.
Cara menghindari: beri ruang kosong (white space) agar pesan utama lebih mudah ditangkap.

4. Mengikuti Tren Berlebihan

Tren memang menarik, tapi kalau ditelan mentah-mentah, desain cepat terasa basi.
Cara menghindari: jadikan tren sebagai inspirasi, bukan aturan baku. Tambahkan gaya khas Anda.

5. Ketergantungan pada Stock Image

Mudah dan cepat, tapi kalau dipakai mentah-mentah, desain terasa generik.
Cara menghindari: edit, kombinasikan, atau beri sentuhan khas agar terlihat berbeda.

6. Warna yang Tidak Selaras

Pemilihan warna yang asal bisa bikin pesan gagal tersampaikan.
Cara menghindari: pahami dasar teori warna, gunakan palet terbatas supaya desain tetap konsisten.

7. Filter Berlebihan

Filter sering jadi cara cepat menutupi kualitas gambar, tapi malah bikin desain terlihat kurang rapi.
Cara menghindari: gunakan gambar dengan kualitas baik sejak awal, filter hanya seperlunya.

8. File Berantakan

Nama file asal-asalan bikin repot saat revisi.
Cara menghindari: biasakan menamai file dengan jelas dan rapi, simpan dalam folder sesuai proyek.

9. Tidak Mengecek Hasil Akhir

Typo atau elemen yang miring sedikit saja bisa merusak kesan profesional.
Cara menghindari: cek ulang hasil desain sebelum dikirim, atau minta orang lain ikut melihat detailnya.

10. Kurang Sabar

Ingin cepat jago atau merasa hasil belum maksimal sering bikin pemula mudah menyerah.
Cara menghindari: tetap konsisten berlatih, nikmati proses, dan jangan takut mengulang.

Setiap desainer pasti pernah salah, tapi yang terpenting adalah bagaimana memperbaikinya. Dengan menyadari kesalahan sejak awal, Anda bisa menghindari kebiasaan yang justru menghambat perkembangan.


  • Herzing College. (2022). 5 Mistakes New Graphic Designers Often Make (& How to Avoid Them). Blog Herzing
  • Cusson, K. (2025). 12 Common Mistakes New Graphic Designers Make. Noble Desktop. Noble Desktop

narasi lestari

Halo, pembaca. Perkenalkan, saya Selvi Anitha Lestari, mahasiswa Program Studi Jurnalistik di Politeknik Negeri Jakarta. Melalui blog Narastari, saya berupaya menyajikan informasi yang terkini, akurat, dan bernilai bagi pembaca. Apabila Anda menyukai tulisan-tulisan di blog ini, jangan ragu untuk mengikuti saya. Selamat menikmati bacaan Anda.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama